Membuat Partisi Local Disk di PC/Laptop

Blog Mas Dory - Cara mudah mempartisi /membagi local disk yang sudah ada untuk dibuat local disk baru di laptop dan PC (komputer) menggunakan windows 7 dan windows 10 tanpa download software apapun. Sebenarnya tidak ada perbedaan mencolok antara membuat local disk di Windows 7, dan membuat Local Disk di Windows 10. Namun, tidak ada salah nya jika saya bagikan pengalaman saya saat membuat local disk di lepi ini yang menggunakan kedua versi windows tersebut. Harapan saya semoga cara ini bisa diterapkan buat siapa saja yang lagi membutuhkan, termasuk buat yang masih awam atau pemula dengan laptop atau komputer sekalipun.

Fungsi Local Disk di Laptop atau PC.


Menurut apa yang saya pahami, hard disk drive / local disk adalah suatu tempat atau lokasi penyimpanan programs file, folder, file (file berbentuk apa saja) dalam device (pc/laptop). Dari definisi diatas, fungsi local disk dalam pc atau laptop kita adalah untuk menyimpan programs file, folder, atau file apa saja di ruang atau tempat tertentu yang telah disediakan.

Tujuan Membuat Local Disk Di Dalam PC Atau Laptop.


Saat kita baru beli pc atau laptop, umum nya kita mendapatkan 2 - 3 local disk atau partisi dalam device tersebut, partisi/Drive (C:) [SYSTEM (C:)], Data (D:), dan mungkin Data (E:). SYSTEM (C:) sendiri lebih berfungsi untuk menyimpan programs file windows dan seluruh aplikasi yang terinstal di pc atau laptop. Sedangkan partisi DATA (D:) dan (E:) bisa diisi apa saja (music mp3, video, picture, dll) sesuai dengan kebutuhan. Bagi yang ingin membuat local disk baru, kita bisa mempartisi atau membagi ruang dalam local disk (D:) dan (E:) tersebut dengan tujuan untuk lebih mengelompokkan jenis file tertentu kedalam local disk baru tersebut. Misalnya kita ingin mengelompokkan semua file music (mp3) ke dalam 1 local disk baru bernama MUSIK (M:) atau file video 3gp kedalam VIDEO (V:), dan lain sebagainya.

Cara membuat partisi hard disk drive atau local disk di laptop/PC menggunakan Windows 7 dan Windows 10 Blog Mas Dory
Membuat local disk di laptop atau pc menggunakan windows 7 dan windows 10.

9 Langkah Mudah Mempartisi / Membagi Local Disk Yang Ada Di PC/Laptop Untuk Dibuat Local Disk Baru Menggunakan Windows 7 dan Windows 10.


Langsung saja, berikut ini 9 langkah mempartisi atau membagi local disk yang telah ada untuk membuat local disk yang baru di laptop/pc menggunakan Windows7 dan Windows10 tanpa download software apapun. Yang dari windows7 saya sertakan screenshot gambar, sedangkan untuk windows10 tidak disertai gambar, namun langkah dan gambar nya pada dasarnya sama saja.

Baca Juga: Cara membuat screenshot gambar di pc atau laptop.

1. Cari "Computer Management" di Windows Administrative Tools.

Untuk mempartisi atau membagi local disk yang ada agar bisa dibuat dengan local disk yang baru, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari programs windows bernama "Computer Management" di Windows Administrative Tools.

Windows10: START >> Windows Administrative Tools >> Computer Management. Cara mudah lainnya silahkan Ketik "Computer Management" di box "Search Windows" sebelah kanan Tab "START", kemudian klik programs "Computer Management" di hasil pencarian yang muncul.

Windows7: Klik tombol START di pojok kiri bawah desktop, kemudian ketik "Computer Management" (tanpa tanda petik ") di kotak pencarian. Setelah itu, klik "Computer Management" di hasil pencarian yang muncul (dibawah Programs). Untuk lebih jelasnya, lihat Gambar 1 di bawah ini.

Mencari Computer Management dari Start Windows7 Blog Mas Dory
Gambar 1. Lihat urutan nomor saat mencari Computer Management dari START Windows7.

2. Pilih "Disk Management" Saat Berada Di Computer Management.

Langkah berikutnya, kita mesti tentukan dulu local disk mana yang ingin dipartisi / dibagi space memory nya untuk dialokasikan ke local disk baru nantinya. Maka dari itu, kita gunakan "Disk Management".

Windows 10: Pilih "Disk Management" di sidebar kiri bawah (dibawah "storage") saat berada di "Computer Management". Kemudian klik kanan mouse anda di local disk yang ingin di partisi, misalnya klik kanan DATA (D:), setelah itu klik "Shrink Volume".

Windows 7: Saat berada di Computer Management, klik Disk Management yang letaknya di sidebar kiri bawah (dibawah strorage), tunggu beberapa saat, setelah itu klik kanan local disk yang ingin di partisi atau dibagi memory nya ke local disk baru nanti nya, kemudian klik "Shrink Volume". Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat Gambar 2 di bawah ini.

Computer Management, Disk Management, Partisi Hard Disk Drive atau Local Disk Blog Mas Dory
Gambar 2. Lihat urutan nomor untuk mempartisi local disk (D:) dengan Disk Management saat di Computer Management.

3. Masukkan Jumlah Memory Yang Ingin Dialokasikan Ke Local Disk Baru.

Setelah kita klik "Shrink Volume" langkah nomor 2 diatas, langkah berikutnya adalah menentukan/memasukkan jumlah memory yang ingin di alokasikan ke local disk baru nantinya.

Windows 10: Setelah klik "Shrink Volume", akan muncul layar tampilan baru yang meminta kita untuk memasukkan jumlah memory yang ingin digunakan di local disk baru nantinya. Silahkan masukkan jumlah memory yang di inginkan di samping kanan kotak "Enter the amount of space to shrink in MB". Jumlah memory dalam satuan Mega Bytes (MB), 1 GB = 1000 MB, sebagai contoh, saya masukkan 10000 MB (10 GB). Setelah memasukkan jumlah memory, silahkan klik tombol "Shrink" di bawah nya.

Windows 7: Langkahnya sama dengan Windows 10 diatas. Untuk lebih jelasnya, langsung lihat Gambar 3 dibawah ini.

Shrink Hard Disk Drive Masukkan Jumlah Ruang untuk Local Disk Baru Blog Mas Dory
Gambar 3. Masukkan jumlah memory yang di inginkan (satuan MB), kemudian klik Shrink.

4. Proses Mengalokasikan Jumlah Memori Ke Local Disk Baru.

Setelah kita klik "Shrink" langkah nomor 3 diatas, kita akan dibawa kembali ke "Computer Management" untuk melanjutkan proses mengalokasikan jumlah memori ke local disk baru nantinya.

Windows 10: Di bagian details "Computer Management", cari disk "Unallocated", Klik kanan disk "Unallocated", kemudian klik "New Simple Volume".

Windows 7: Cari "Unallocated" disk, kemudian klik kanan disk "Unallocated" tersebut, selanjutnya klik "New Simple Volume". Lebih jelasnya lihat Gambar 4 dibawah ini.

Computer Management, Klik kanan Drive Unallocated, klik New Simple Volume Blog Mas Dory
Gambar 4. Klik kanan disk "Unallocated", klik "New Simple Volume".

5. Welcome to the New Simple Volume Wizard.

Langkah berikutnya sesudah kita klik "New Simple Volume" langkah nomor 4 di atas, akan muncul layar tampilan "Wizard". Wizard membantu kita untuk membuat local disk baru.

This wizard helps you create a simple volume on a disk.
A simple volume can only be on a single disk.
To continue, click Next.

Source: Wizard Windows.

Windows 10: Klik "Next" untuk melanjutkan.

Windows 7: Klik "Next" untuk melanjutkan. Lihat Gambar 5 dibawah ini.

New Simple Volume Wizard, klik Next Blog Mas Dory
Gambar 5. Klik "Next" untuk melanjutkan.

6. Spesifikasikan Ukuran Minimum Dan Maksimum Memory Local Disk Baru.

Windows 10: Klik tombol "Next" di bagian bawah.

Windows 7: Klik tombol "Next" di bagian bawah. Untuk lebih jelas, lihat Gambar 6 dibawah ini.

New Simple Volume Wizard Specify Volume Size Blog Mas Dory
Gambar 6. Klik tombol Next di bagian bawah.

7. Menetapkan Huruf Drive Atau Assign Drive Letter Untuk Local Disk Yang Baru.

Langkah berikutnya adalah menetapkan huruf local disk baru kita nantinya. Misalnya kita pilih G, maka local disk baru nantinya akan seperti NAMA VOLUME LABEL (G:), H --> NAMA VOLUME LABEL (H:), dan seterusnya. Masing-masing letter hanya tersedia dan bisa dipakai untuk 1 local disk saja. Contoh jika sebelumnya sudah ada local disk DATA (D:) di laptop atau pc kita, maka pilihan letter D tidak akan tersedia dan tidak bisa dipakai lagi di "Assign Drive Letter or Path" New Simple Volume Wizard.

Windows 10: Silahkan pilih letter huruf yang tersedia di samping kanan "Assign the following drive letter:". Jika sudah memilih, silahkan klik tombol "Next" di bagian bawah.

Windows 7: Sama dengan windows 10 diatas, klik tombol "Next" dibagian bawah setelah anda memilih letter untuk local disk yang baru nantinya. Untuk jelasnya, silahkan lihat Gambar 7 dibawah ini.

New Simple Volume Wizard Assign Drive Letter or Path Klik Next Blog Mas Dory
Gambar 7. Pilih huruf atau letter untuk local disk yang baru, setelah itu klik tombol Next di bagian bawah.

8. Format Partiton - Pilih Jenis File System Dan Beri Nama Label Local Disk Baru.

Langkah berikutnya, untuk dapat menyimpan data di local disk baru ini nantinya, terlebih dahulu kita harus format jenis "File System" dan nama "volume label" nya terlebih dahulu di "Format Partition" New Simple Volume Wizard. Untuk jenis File System ada dua pilihan yang bisa kita pilih, yaitu file system jenis FAT32 dan NTFS. Sedangkan apa itu FAT32 dan NTFS akan saya bahas di artikel tersendiri, kita fokus saja dulu untuk membuat local disk baru.

Windows 10: Silahkan pilih jenis "File system" di bawah "Format this volume with the following settings:". Sebagai contoh saya pilih file system jenis NTFS. Setelah itu, beri nama "Volume label" sesuai dengan yang kita inginkan. Misalnya jika local disk baru kita nantinya berisi file khusus Video, maka volume label bisa kita beri nama VIDEO, untuk contoh, saya beri nama volume label dengan Blog Mas Dory. Selanjutnya klik tombol "Next" di bagian bawah.

Windows 7: Sama dengan langkah windows 10 nomor 8 diatas, pilih jenis "file system", beri nama "Volume Label", kemudian klik tombol "Next" di bagian bawah. Lihat Gambar 8 di bawah ini untuk lebih jelasnya.

New Simple Volume Wizard, Format Partisi Klik Next Blog Mas Dory
Gambar 8. Pilih jenis file system, beri nama volume label, kemudian klik next.

9. Completing The New Simple Volume Wizard. Cek Terlebih Dahulu Sebelum Klik Finish.

Sampai langkah ini, kita sudah berhasil membuat 1 local disk baru di pc/laptop kita. Namun sebaiknya kita cek terlebih dahulu rincian local disk yang baru kita buat barusan. Jika dirasa sudah sesuai, silahkan klik tombol "Finish" di bagian bawah. Silahkan lihat Gambar 9 di bawah ini untuk lebih jelas nya. Tampilan isi gambar di windows 10 kurang lebih nya sama dengan tampilan gambar windows 7 di bawah ini.

Completing the New Simple Volume Wizard Klik Finish Blog Mas Dory
Gambar 9. Pastikan settingan tadi telah sesuai dengan keinginan kita. Jika sesuai klik Finish.

Setelah kita klik tombol "Finish" diatas, layar "Wizard" akan tertutup dan kita akan dibawa kembali ke tampilan "Computer Management", tunggu beberapa saat buat device untuk memformat local disk yang baru kita buat. Setelah selesai format, Local disk yang baru kita buat tadi akan muncul di Details Computer Management. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat Gambar 10 dibawah ini.

Local Drive Baru berhasil di buat, Computer Management, Blog Mas Dory
Gambar 10. Tampilan Local Disk Yang Baru di Computer Management

Selamat, kita sudah berhasil mempartisi / membagi local disk yang ada untuk dibuat local disk baru menggunakan windows 7 ataupun menggunakan windows 10 di Laptop/PC kita. Silahkan tutup program aplikasi "Computer Management", kemudian buka "My Computer" untuk Windows 7 dan "This PC" untuk Windows 10 dan kita akan lihat local disk baru telah ditampilkan dengan local disk yang sebelumnya ada.

Bagi anda yang ingin menghapus local disk yang baru dibuat tersebut, silahkan baca artikel saya tentang cara menghapus hard disk drive di windows 10. Dengan begitu anda tidak khawatir lagi saat membuat local disk di komputer atau laptop.

Bagi siapa saja yang menemui kesulitan dalam membuat local disk baru di PC/Laptop dengan menggunakan langkah diatas, silahkan jangan ragu-ragu untuk menambahkan komentar dibawah ini, dengan senang hati saya akan berusaha membantu. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat untuk semua.
Reviewer: Mas Dory
on: 11/15/2015, Rating: 5
ItemReviewed: Membuat Partisi Local Disk di PC/Laptop
Descripton: Blog Mas Dory - Cara mudah mempartisi / membagi local disk yang sudah ada untuk dibuat local disk yang baru di PC/Laptop menggunakan windows7 dan windows10 tanpa download software apapun.
45 komentar Form Kotak komentar
16 November, 2015 05:46 ×

membuat partisi hardisk memang bisa dilakukan dengan beberapa cara ya mas, baik pada waktu proses booting ataupun kondisi windows nyala, khususnya pada windows 7 yang mudah

Balas
Author
16 November, 2015 05:47 ×

hem pertamax nih, jadi saya nunggu hadiahnya mas dory

Balas
Author
16 November, 2015 05:48 ×

ini cocok sekali sebagai refrensi untuk belajar windows dan perakitan komputer mas, nanti deh anak-anak saya arahkan kesini

Balas
Author
16 November, 2015 11:42 ×

Makasih informasinya ya gan sangat berguna!

Balas
Author
16 November, 2015 12:48 ×

Wah ternyata ada banyak cara ya untuk membuat partisi hardisk ini, kalo saya mah biasanya membuat partisi hardisk itu pada saat waktu install aja

Balas
Author
16 November, 2015 16:15 ×

Yang jelas, kalau sudah urusan Partisi Hardisk, HARUS DALAM KEADAAN SADAR. Jangan sampai waktu partisi hardisk dalam kondisi ngantuk. Bisa bahaya.
Saya sendiri setiap mau partisi HD selalu saya baca sampai berulang-ulang kali apalagi kalau sudah sampai di Gambar 2 dan gambar 3. Karena di sana yang paling beresiko tinggi. Salah-salah malah adanya salah partisi lagi. Data hilang semua. Nangis bombay deh.

Memang sekarang partisi Hardisk sudah banyak terbantu sejak di Win 7 ke atas. Kalau masih pakai Win xp, saya masih suka pakai bantuan software partisi manajer.

Balas
Author
16 November, 2015 21:19 ×

lalu apakah dengan membuat partisi baru ini,file dari disk lama yg dikurangi jumlah memorynya tidak hilang atau rusak mas?

Balas
Author
16 November, 2015 21:20 ×

saya mau mencobanya juga mas,kayaknya nggak terlalu sulit nih

Balas
Author
16 November, 2015 21:21 ×

tujuan ngeblognya berubah ya mas?
dulu kan ngomongin batubara terus nih

Balas
Author
16 November, 2015 21:51 ×

Tujuan ngeblog nya tetap sama Mas Yanto, tetap mbahas tentang dunia pertambangan. Artikel saya yang membahas pertambangan, adalah artikel yang cocok level supervisory (pengawas) ke atas, sedangkan orang dengan jabatan pengawas di pertambangan membutuhkan laptop dalam mendukung pekerjaan nya.

Jadi tidak ada salahnya saya berbagi pengalaman saya saat bekerja menggunakan laptop. Harapan saya, di satu sisi orang tambang dapat tambahan info tentang laptop, windows yang mungkin informasi tersebut juga sedang di carinya. Di lain sisi artikel non pertambangan bisa mendatangkan pengunjung non orang tambang. Saya rasa seperti itu. =D

Balas
Author
16 November, 2015 21:56 ×

Silahkan dicoba saja mas cara partisi / membagi local disk di atas Mas Yanto. InsyaAllah cara diatas saya buat berurutan, dilengkapi dengan gambar pula. Jadi kecil kemungkinan nya Mas Yanto gagal mempartisi local disk di device nya. :-bd

Balas
Author
16 November, 2015 22:04 ×

File dari local disk lama tidak hilang, corrupt atau rusak setelah dipartisi Mas, sebab memory yang dibagi diambil dari memory yang belum terpakai. BUKAN diambil dari memory yang sudah terpakai. Saya rasa seperti itu. |o|

Balas
Author
16 November, 2015 22:45 ×

Sebenarnya bukan faktor ngantuk yang bisa membuat file hilang pada langkah nomor 2 diatas, namun lebih kepada kecerobohan kita sendiri. Jika kita ceroboh, saat klik kanan, bisa saja maksudnya klik "Shrink Volume", namun salah alamat, malah "Chance Drive and Path....", "Format....", atau malah "Delete Volume..." yang dipilih.

Walaupun kita salah alamat saat klik kanan ke "Chance Drive and Path...", "Format....", atau bahkan "Delete Volume..", akan selalu ada peringatan konfirmasi dari windows sebelum local disk benar-benar berubah, diformat, atau bahkan dihapus.


Untuk langkah nomor 3 diatas, saya sudah bereksperimen mengisi file dari hasil copy di lokal disk utama untuk saya letakkan di lokal disk baru. Setelah itu saya PARTISI LAGI lokal disk baru tadi (tempat file clone) dan saya langsung tekan "Shrink" (Artinya saya tidak mengubah apapun di "Enter the Amount of space in MB").

Hasilnya adalah saya berhasil membuat 1 lokal disk baru lagi hasil partisi dari lokal disk tempat file clone TANPA kehilangan 1 file pun di lokal disk tempat file clone.

Artinya: Saat kita membagi / partisi lokal disk, yang dipartisi adalah memory yang belum digunakan, bukan memory yang sudah terpakai. Jadi tidak ada bahaya nya alias tidak perlu khawatir kita akan kehilangan file saat partisi local disk.

Saya rasa seperti itu Mas Ridha. =D

Balas
Author
16 November, 2015 22:52 ×

Kalau partisi hard disk drive ini bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja Mas Marnes, jadi tidak terbatas pada saat install doank. Jauh lebih mudah, lebih aman, tanpa software dan semua terserah kita mau berapa pun dan diapakan nantinya local disk yang kita buat tersebut.

Saya rasa seperti itu. =D

Balas
Author
16 November, 2015 22:54 ×

Terima kasih kembali Mas Dzaky. Mudah-mudahan bisa berguna juga buat yang lainnya.

Saya rasa seperti itu. =D

Balas
Author
16 November, 2015 23:01 ×

Saya akan terus coba berbagi pengalaman saya saat menggunakan windows guna mendukung pekerjaan saya Mas Purnama. Silahkan saja Mas bawa anak didik Mas Purnama untuk berkunjung di blog sederhana milik saya ini. Kita bisa belajar bersama di sini tentang banyak hal di Windows. =D

Balas
Author
16 November, 2015 23:04 ×

Hadiah bisa diambil di POM bensin terdekat mas, hehe begitu pesan yang dibuat oleh Mas Adhy Suryadi saat membuat Threaded Comments ini di kompiajaib nya. :-bd

Balas
Author
16 November, 2015 23:07 ×

Semua jadi lebih mudah buat kita saat memasuki era Windows 7 Mas Purnama, salah satunya ya membagi atau partisi local disk ini. =D

Balas
Author
17 November, 2015 07:40 ×

yang ini aku kurang ngerti, hihi

Balas
Author
17 November, 2015 18:37 ×

Padahal saya sudah coba untuk lebih ngerti in Mbak Anggi lho. =D

Silahkan dipraktek in saja dulu Mbak, InsyaAllah langkah-langkah diatas sudah saya buat berurutan. Kalau sudah praktek, saya yakin Mbak Anggi akan ngerti in saya. ;)

Balas
Author
17 November, 2015 19:21 ×

Lumayan nih kang untuk menambah peggunaan bagi yang menggunakan windows, kalau saya hanya bisa mnyimak kang :D

Balas
Author
17 November, 2015 21:01 ×

saya manggut manggut

Balas
Author
17 November, 2015 21:02 ×

betul betul betul

Balas
Author
17 November, 2015 21:03 ×

kalau gagal mas dory kudu tanggung jawab

Balas
Author
17 November, 2015 21:05 ×

oh begitu saya kira begini :D

Balas
Author
17 November, 2015 21:30 ×

Tanggung jawab ?. Tapi suer dech Mas Yanto, bukan saya orang nya. 3 bulan yang lalu mas Yanto sama siapa, saya kan lagi keluar negeri saat itu. :ng

Balas
Author
17 November, 2015 21:34 ×

=D

Balas
Author
17 November, 2015 21:49 ×

Sama mas....saya juga manggut2....

Balas
Author
17 November, 2015 21:51 ×

Ooh begini saya begitu.....

Balas
Author
17 November, 2015 21:54 ×

Waah penjelasan nya sangat detil mas , tapi har disk di saya masih longgar mas ruang nya..., tapi cukup memberikan info penting bagi saya niih mas
... Tankyu

Balas
Author
18 November, 2015 00:15 ×

biasanya saya pake aplikasi Easeus Partition, soalnya kadang malah gak mau kalo sudah ada isinya

Balas
Author
18 November, 2015 20:57 ×

Mantap tutorialnya, kebetulan ane nggak paham sama partisi di laptop. Oh iya gan, kalau untuk partisi di hardisk eksternal caranya bagaimana ya gan? Kebetulan ane punya hardisk eksternal 1 tera tapi belum dipartisi hahahah soalnya ane kagak tahu caranya :D

Balas
Author
18 November, 2015 23:04 ×

wah ternayta caranya sedikit sulit ni mas bagi saya, tapi saya mau coba ni mana tahu berhasil :D

Balas
Author
19 November, 2015 09:18 ×

Tadinya hanya tahu puisi
setelah sampai sini
Tambah ngerti partisi
Jadi senyum didekap hati

Balas
Author
19 November, 2015 13:53 ×

saya sepertinya pernah meminta orang melakukan hal ini pada pc saya. ternyata disini ada panduannya ya.

Balas
Author
19 November, 2015 16:48 ×

Nah, kadang saya masih suka bingung dalam partisi HDD kang. Coba dipraktekan dulu ya tutorial nya Mas Dory, trims

Balas
Author
21 November, 2015 21:54 ×

andai kang admin rumahnya deket, kemarin laptop dan PC saya eror nggak perlu pusing, pasti minta toong servis...Gratis.

tuh artikelnya soal yang berhubungan dengan PC dan Laptop mah makjleb deh ah pokoknya mah

Balas
Author
25 November, 2015 08:30 ×

oo jadi ini proses partisinya dua kali yah.
Kalau saya masih belum berani partisi di dalam partisi.
yang jelas tulisan ini sangat membantu deh buat yang mau cari tahu bagaimana cara membagi-bagi hardisk yang benar.

Balas
Author
26 November, 2015 22:16 ×

Hallo Mas Dory...
Sangat bermanfaat artikelnya...
Untuk hasil partisi tersebut bisa juga untuk menyimpan file-file artikel bagi para blogger, agar jika nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan, masih punya back-up...
Salam,

Balas
Author
13 December, 2015 01:21 ×

Hehe iya Kang, Makasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentarnya di sini. :D

Balas
Author
14 December, 2015 14:58 ×

Cukup panjang juga ya kang, nanti saya coba kalau mau partisi hadrdisk

Balas
Author
15 December, 2015 00:14 ×

Kalau saya biasanya waktu Install Windows nya Kang membuat Partisi Local Disk tersebut. ternyata walau sudah terinstall kita bisa membuat Partisi Local Disk Baru yah. mudah dan lengkap sekali caranya Kang, saya simpen ah hehehee.... saya baru tahu caranya sekarang...

Balas
Author
15 December, 2015 13:46 ×

Iya pada saat install windows kita juga bisa menentukan berapa hard disk drive yang kita ingin kan ada di device Mas Eka. Lebih dari itu sebenarnya kita juga bisa mempartisi / membagi hard disk yang sudah ada dengan hard disk drive baru lainnya sesuai dengan kemauan kita menggunakan programs file windows bernama computer management. Hal ini tentu bisa memudahkan kita dalam memanage hard disk drive di pc atau laptop. =D

Balas
Author
16 October, 2016 22:05 ×

Matur thanks you mas dory...bermanffat banget buat yg baru punya laptop kayak saya(amatir) xixixi:D

Balas
Author
17 January, 2017 09:42 ×

Kok pas uda di klik finish keluar tulisan gini? "the selected gpt formatted disk contains a partition which is not of type 'partition_basic_data_guid', and is both preceeded and followed by partition of type 'partition_basic_data_guid'."
Terus harus gimana?

Balas
Author

Silahkan tambahkan komentar anda di bawah ini.

Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Terima kasih sudah berkomentar